Kamis, 23 Februari 2012

KONSULTASI KEISLAMAN (Buletin An-Naba edisi 43)


1. Pa ustadz saya ketinggalan  shalat berjamaah, imam udah tahiat akhir sayapun  ikut tahiat akhir apa saya termasuk shalat berjamaah dan apakah pahalanya sama dengan yang berjamaah mhn penjelasannya 022878annaba
Jawab: Bismillah ya Insya Alloh sama mendapat pahala jamaah, tapi tidak seperti yang tidak masbuk karena pahala shaf pertama berbeda dengan shaf yang kedua dan seterusnya. Namun harus di ingat tidak boleh di sengaja melalaikan karena hukum shalat berjamaah wajib bagi laki-laki selama tidak ada udzur syar’i
2. Pa ustad mau nanya amal yang baik ialah shalat pada awal waktu, tapi dalam mazhab hanafi bahwa shalat shubuh lebih baik di akhirkan dekat matahari terbit,”akhiru bish shubhi fainnahuu ajmu lil ajri”akhirkan waktu subuh hingga hampir terbit matahari karena pahalanya lebih besar . Ana jadi bingung  mohon penjelasannya sukran atas jawabannya. 081220annaba
Jawab:  Yang dimaksud, bukan mendekati terbit matahari tetapi dilakukanketika terangnya fajar shodik sebagaimana hadist riwayat imam Ahmad dan ini menurut kebanyakan ulama.Dan yang paling utama menunaikan sholat subuh ketika sudah terbit fajar shodik sebagaimana perbuatan nabi ketika haji wada,fajar shodik baru terbit setelah 16 menit berlalu dari jadwal shalat subuh depag. 
3. Ustad bagaimana cara membedakan antara musibah, ujian dan azab dari Allah? 082523annaba
Jawab:Bismillah wal hamdulillah washolaatu wasalaamu alaa rosulillah wa badu. Alloh berfiman. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, QS Al mulk 2. ayat ini berfirman
tentang orang orang beriman, karena setiap orang pasti di uji tergantung ketaatannya  makin taatseseorang maka makin hebat ujian itu, sebagai mana ayat dan  hadits  hadits menjelaskan hal tersebut.tujuannya untuk membersihkan dari kesalahan kesalahan juga sebagai pengankat derajat orang tersebut ,jadi untuk membedakan satu musibah apakah itu ujian ataukah ajab Alloh, maka kita tanya diri sendiri kalau kita seorang hamba yang taat maka itu ujian tapi bila sebaliknya maka itu teguran atau ajab tergantung pembangkangan kita kepada Alloh, adapun bagi orang orang kafir setiap musibah di dunia ini adalah permulaan azab sebelum azab yang maha dasyat kelak di akhirat wallohu A'lam
4.  Pa Ustad mau nanya nih 10 tahun ibu saya menikah dengan orang non muslim dari jerman kebetulan beliau meninggalkan 2 orang anak di jerman dan ibu saya tidak mempunyai keturunan waktu meninggalnya di urus dengan keniasaan di kita (dimandikan dikafani,dishalatkan dll)  1. Apa saya dan keluarga berdosa, 2. apa ibu saya dan anak-anaknya mendapatkan haq waris. Brp persen? Trim’s atas jawabannya 081314annaba
Jawab: pernikahan antara non muslim dan muslimah .itu merupakan penikahan yang batil karena seorang muslimah haram selamanya dinikahi non muslim sebagai mana dalam al Qur an dalam banyak ayat cothnya Qs Albaqoroh 221 dan hendaknya segera bertaubat dengan sebenar benarnya karena selama sepuluh tahun terhitung melakukan hubungan tidak menurut islam dan merupakan dosa besar,adapun masalaah warisan dikarenakan beda agama , maka tidak ada warisan antara muslim dan non muslim, begitu sebaliknya , orang mendoakan apalagi menyolatkan orang non muslim juga dilarang keras dalam islam sebagai mana dalam surat ataubah banyak
larangan dalam hadits hadits yang sohih, adapun taubatnya dengn menyesal tidak mengulangi lagi dan bertekat kuat, serta perbanyak kebaikan kebaikan sebelum kebaikan itu tidak diterima. (mati )



    
Bagi kaum muslimin yang memiliki Pertanyaan, kritik dan saran, silahkan kirim  SMS  ke 0821 300 221 77



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar