Blog resmi MASJID BAITURRAHIIM Rt 04 Rw 04 Kel. Ledeng Kec. Cidadap Kota Bandung, blog ini merupakan sarana untuk berbagi informasi dan mempererat tali silaturahmi sesama muslim khususnya jamaah masjid Baiturrahim

Saat Terindah dalam kehidupan manusia


Pernahkah Anda mengalami saat-saat terindah dalam hidup Anda? Apa yang Anda rasakan kala itu? Tentu sangat bahagia. Sehingga anda berharap saat-saat itu terulang lagi. Seorang pebisnis menganggap saat terindah adalah ketika berhasil meraup keuntungan besar dan berlipat ganda. Orang yang berambisi besar untuk mendapatkan kedudukan dan jabatan merasa saat yang terindah adalah ketika dia berhasil meraih jabatan yang di idamkan. Mari kita perhatikan dan renungkan dengan seksama, manakah di antara semua itu merupakan kebahagiaan dan keindahan sejati? Sehingga orang yang meraihnya berarti dia telah benar-benar merasakan saat terindah dalam hidupnya
Imam Ibnu Qayiim mengatakan. “sesungguhnya bentuk-bentuk kebahagiaan (keindahan) yang diproritaskan oleh jiwa manusia ada 3(macam):

1. Kebahagiaan (keindahan) di luar diri manusia. Keindahan ini merupakan pinjaman dari orang lain dia akan sirna dengan dikembalikannya pinjaman tersebut inilah kebahagiaan(keindahan) dengan sebab harta dan kedudukan (duniawi).
Keindahan ini seperti  keindahan seseorang dengan pakaian (indah) dan perhiasannya, tapi ketika pandanganmu menutup dirinya maka ternyata tidak ada satu keindahan pun yang tersisa pada dirinya. Dalam sebuah cerita ada seorang ulama yang menumpang sebuah kapal laut bersama para saudagar kaya.
Kemudian kapal tersebut pecah (tenggelam bersama barang-barang muatan) maka para saudagar tersebut  serta merta menjadi orang-orang hina dan rendah diri, padahal sebelumnya mereka merasa mulia(bangga) dengan kekayaan mereka. Sedangkan Ulama tersebut sesampainya di negri tujuan, beliau dimuliakan dengan berbagai macam hadiah dan penghormatan (karena ilmu yang dimilikinya). Ketika para saudagar yang telah menjadi miskin itu ingin kembali ke negeri asal, mereka bertanya kepada ulama tersebut,”Apakah Anda ingin menitip pesan atau surat untuk kaum kerabat anda? Ulama itu menjawab,” ya sampaikanlah kepada mereka, jika kalian ingin mengambil; harta(kemuliaan) maka ambillah harta yang tidak akan ternggelam (hilang) meskipun kapal tenggelam, oleh karena itu jadikanlah ilmu sebagai(barang) perniagaan(kaian).
2.  Kebahagiaan (keindahan) pada tubuh dan fisik manusia, seperti kesehatan, fisik dan anggota badan yang ideal, berwajah menarik, kulit yang bersih dan fisik yang kuat Wahai pemerhati fisik, betapa besar kepayahanmu dengan mengurus tubuhmuPadahal kamu (disebut) manusia dengan sebab ruhmu bukan dengan sebab tubuhmuInilah keindahan semu dan palsu milik kaum munafik yang tidak dibarengi dengan keindahan jiwa dan hati, sehingga Allah SWT mencela mereka dalam firman-Nya: “Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka, mereka adalah seakan-akan kayu yang tersendar “.(QS, al-munafiqun 63:4). Artinya mereka memiliki penampilan fisik yang indah, tapi hati dan jiwa mereka penuh dengan keburukan, ketakutan dan kelemahan, tidak seperti penampilan lahir mereka.
3.  Kebahagiaan (keindahan) yang sejati, keindahan dalam hati dan jiwa manusia yaitu keindahan dengan ilmu yang bermanfaat yang berbuah amal shaleh. Kebahagiaan inilah yang tetap dan kekal(pada diri manusia) dalam semua keadaan, selalu menyertainya dalam perjalanan (hidupnya), bahkan pada semua alam yang akan dilaluinya yaitu alam dunia, alam kubur dan alam akhirat. Dengan inilah seorang hamba akan meniti tangga kemulian dan derajat kesempurnaan.
Saat yang paling indah di akhirat kelak adalah ketika bertemu Allah SWT
 Sebagaimana dlm firman: “Barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh dan jangan ia mempersekutukan Allah dengan apapun dalam beribadah kepada-Nya”(Qs Kahfi 18:110). Inilah saat yang terindah yang dinanti-nati oleh insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, yaitu saat ketika bertemu dengan-Nya untuk mendapatkan balasan kebaikan dan kemuliaan dari-Nya. Rasulullah menggambarkan kegembiraan orang yang bertaqwa ketika bertemu Allah Swt. Dalam sabda beliau “orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan yaitu ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya.”
Kemudian saat terindah bagi orang-orang beriman ketika berjumpa dengan Allah adalah saat mereka memandang wajah-Nya yang maha mulia. Ini kenikmatan tertinggi yang Allah janjikan bagi mereka yang melebihi kenikmatan lainnya di surga. Salam hadist shahih dari seorang sahabat yang mulia, shuaib bin sinan, Rasulullah bersabda “jika penghuni surga telah masuk surga Allah berfirman,”apakah kalian (wahai penghuni surga) menginginkan sesuatu sebagai tambahan(dari kenikmatan surga)? “mereka menjawab’bukankah Engkau telah memutihakan wajah-wajah kami? Bukankah Engkau telah memasukan kami kealam surga dan menyelamatkan kami dariazab neraka?”lalu Allah membuka hijab(yang menutupi wajah-Nya yang Maha Mulia), dan penghuni surga tidak pernah mendapatkan suatu (kenikmatan) yang lebih mereka sukai dari pada melihat (wajah) Allah Swt.
Demikianlah gambaran saat-saat terindah bagi kekasih Allah di dunia dan akhirat, Berbahagialah hamba Allah yang menjadikan saat terindah dalam hidupnya ketika beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.Akhirnya  Kami tutup tulisan ini dengan memohon kepada Allah agar Dia senantiasa melimpahkan taufik-Nya kepada kita untuk mendapatkan kebaikan dari-Nya didunia dan akhirat.. Amin.

 Konsultasi keIslaman bersama Ustadz Yahya (buletin An-Naba edisi 34)
1. Ust saya seorang akhwat sudah menikah 1 tahun ,tapi saya tidak pernah diberi nafkah batin. Suami saya tidak pernah melakukan sebagaimana layaknya sepasang suami istri, a. apakah dengan keadaan ini saya punya hak untuk menggugat agar dia menjatuhkan talaq, b. bagaimana hukumnya kalau saya memohon pisah darinya mengingat saya masih gadis sedang saya ingin punya keturunan. Ust sebelumnya mohon maaf atas kelancangan saya dan terima kasih penjelasan dan solusinya yang terbaik     0811219xxx
Jawab:. Bismillah wal hamdulillah washolaatu wasalamu ala rosulillah waba’du , saudari semoga senantiasa dirahmati Alloh , sebelumnya saya ringkaskan tujuan dari pernikahan dalam islam yaitu:
a.Mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam b.Menyempurnakan sebagian dien seseorang-c.Mendapatkan ketentraman, d.cinta dan kasih sayang.e.Menjaga pandangan mata dan memelihara kehormatan.f.Membentuk generasi muslim yang berkualitas.g.Melestarikan kehidupan manusia agar tidak punah dll.
Rumah tangga sakinah adalah rumah tangga yang dibangun atas dasar cinta dan takwa kepada Allah Ta'ala, saling menghormati, menghargai dan pengertian dari semua pihak. Apabila ada problem atau masalah maka diselesaikan dengan sabar dan tanpa emosi serta tidak mudah mengeluarkan kata-kata cerai. Apalah artinya harta bagi seorang isteri jika ternyata kebutuhan bathiniahnya tidak terpenuhi? Demikian pula apalah artinya kecantikan, keayuan dan kemolekan isteri jika ia dingin saja dalam berhubungan badan (jima’) dengan suaminya? Suami isteri harus menyadari akan hal ini.  Seorang isteri harus selalu siap melayani suaminya untuk mencapai kepuasan, demikian pula seorang suami harus selalu berusaha memberi kepuasan kepada isterinya. Akhirnya berbahagialah keduanya dalam jalinan cinta yang harmonis dan diridlai oleh Allah Ta'ala.
Semoga Allah Ta'ala memberikan kepada kita semua rumah tangga sakinah, yang penuh dengan mawaddah dan rahmah, rumah tangga yang “Baitiy jannatiy” Rumahku adalah sorgaku. Amien ya Robbal ‘alamin. Kembali kepada pertanyaan saudari boleh dan tidak ! yang saudari harus lakukan mencari penyebabnya dahulu mungkin suaminya punya penyakit atau hal lainnya, meskipun boleh saja ketika hak hak seorang istri,baik lahir maupun batin tidak dipenuhi oleh suaminya maka ia (istri) menuntut cerai kepengadilan agama dan ini di bolehkan oleh syari’at. Wallohu A’lam


KLINIK TAHSIN
Bagi sahabat-sahabat yang mempunyai problem seputar baca qur’an  mari bergabung dengan klinik TAHSIN bersama  Ust  Akom Al– Ahzam
Di masjid AR-RAHMAN Ledeng
Setiap sabtu malam minggu  Ba’da Magrib
              PELAJARAN BHS ARAB
Setiap Rabu malam kamis ba’da Isya
Di masjid Ar-Rahman ledeng              
Bersama Ust Didin Syamsudin.
KAJIAN TAFSIR
Setiap kamis malam jumat  Ba’da magrib s/d menjelang Isya
Ta’lim Shubuh
Setiap ba’da shalat shubuh dengan menu nutrisi yang berbeda.
Pengajian Malam Minggu
Setiap sabtu malam 19.30– 21.00 Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita semua untuk terus menuntut ilmu demi kebaikan diri dan menjadi manusia yang berilmu. Untuk sabtu malam minggu sekarang yang akan memberikan ceramah yang terhormat  Ustdz Khaerudin







Labels: Allah, manusia, materi, syurga, wajah

Thanks for reading Saat Terindah dalam kehidupan manusia. Please share...!

0 Comment for "Saat Terindah dalam kehidupan manusia"

Back To Top