Blog resmi MASJID BAITURRAHIIM Rt 04 Rw 04 Kel. Ledeng Kec. Cidadap Kota Bandung, blog ini merupakan sarana untuk berbagi informasi dan mempererat tali silaturahmi sesama muslim khususnya jamaah masjid Baiturrahim

KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 48


Sesi konsultasi seputar agama bersama ust. Yahya, bagi kaum muslimin yang memiliki Pertanyaan, kritik dan saran, silahkan kirim  SMS  ke 0822 1867 8377


1. Nabi saw menolak ketika ditawari menjadi raja oleh penguasa kafir jahiliyah karena ketika itu nabi disuruh untuk menghentikan dawah Islam dan menjadi raja dalam sisitim jahiliyah..sehingga nabi lebih memilih meneruskan perjuangan Islam dan menegakkan daulah dengan sistim pemerintah di Madinah...intinya nabi menolak untuk masuk bergabung dan bekerja sama dengan sistim selain Islam..tolong penjelasannya Ustadz 085721annaba

Jawab: bismillah walhamdolillah washolatu wasalaamu ala rosulillah, adapun penolakan nabi terhadap tawaran orang kafir untuk menjadi penguasa diantara mereka, maka hal ini sangat jelas karna tujuan dakwah yang utama bukanlah kekuasaan dan jabatan akan tetapi tujuan dakwah yg  utama adalah supaya manusia hanya menyembah rabbul alamin maka ketika penawaran tersebut mengakibatkan  terhambatnya dakwah, maka ini menyalahi perintah Allah,  adalah kewajiban Nabi untuk menolak penawaran tersebut, dan bukan hanya itu saja nabi pernah menolak permintaan sebagian pembesar quraisy yg ingin masuk islam dengan syarat mengusir para sahabat yang status sosialnya rendah, maka Allah pun melarang mengikuti mereka liahat surat al-kahfi : 28.

maka dari itu kita bisa mengambil pelajaran:
  • menolak kerusakan lebih diutamakan dari pada mengambil manfaat, hal ini diambil dari jabatan raja adalah maslahat namun terhentinya dakwah dan tersebarnya kemusyrikan lebih besar kerusakannya dari pada manfaatnya.
  • ketidak bolehan meninggalkan suatu maslahat yang sudah jelas untuk mengambil maslahat yang belum jelas hal ini diambil dari:“Masuk islamnya para sahabat yang lemah sudah jelas maslahatnya, sedangkan menuruti orang kafir tersebut belum jelas maslahatnya. adapun bekerjasama dengan sistim selain islam asalnya terlarang, jika hal tersebut menyebabkan tercampurnya antara hak dan batil dan runtuhnya akidah tauhid , namun apabila bekerjasama dengan orang kafir yg bukan simbol kekafiran mereka dan tidak membahyakan syariat islam maka hal ini dilihat maslahat dan mafsadatnya hal ini dicontohkan rosul menuruti keinginan seorang raja kafir ketika dia tidak mau membaca surat dari beliau sehinnga nabi membubuhkan capnya ! maka nabipun menuruti keinginannya agar suratnya dibaca raja kafir tersebut , karena ini tidak memadhorotkan syariat islam, juga silahkan baca kisah perjanjian hudaibiyyah”. 
wallohu A'lam

2. Ustad mohon penjelasannya tentang orang yang masuk surga tanpa hisab dan azab karena saya pernah baca hadist yang berbunyi mereka itu adalah orang yang tidak pernah minta diruqiyah tidak meminta di kay dan tidak pernah melakukan tathayur serta mereka bertawakal kepada Rabb mereka. Mereka itulah yang akan masuk surga tanpa hisab. Jazakalloh ...penjelasannya 081322annaba

Jawab: Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Barangkali maksud anda adalah hadits tentang 70.000 orang yang akan masuk surga tanpa hisab yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan Ahmad serta yang lainnya dari Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam. Kalau anda memperhatikan hadits ini, akan hilanglah -insya Allah- ketidakjelasan yang tercermin dalam pertanyaan anda. Jawaban selengkapnya  ada di artikel bulletin ini.(ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB)

Bagi kaum muslimin yang memiliki Pertanyaan, kritik dan saran, silahkan kirim  SMS  ke 0822 1867 8377

Labels: daulah, kay, konsultasi, ruqiyah, tathayur

Thanks for reading KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 48. Please share...!

0 Comment for "KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 48"

Back To Top