Blog resmi MASJID BAITURRAHIIM Rt 04 Rw 04 Kel. Ledeng Kec. Cidadap Kota Bandung, blog ini merupakan sarana untuk berbagi informasi dan mempererat tali silaturahmi sesama muslim khususnya jamaah masjid Baiturrahim

KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 50


Sesi konsultasi seputar agama bersama ust. Yahya, bagi kaum muslimin yang memiliki Pertanyaan, kritik dan saran, silahkan kirim  SMS  ke 0822 1867 8377


1. Ustad mau nanya, saya suka merasa iri kalau melihat temen saudara yang memiliki harta lebih atau keilmuan yang lebih daripada saya apalagi kalau dicampus saya menyesali perbuatan ini apakah yang harus saya lakukan?..0811annaba

Jawab: bismillah walhamdulillah washolatu wasalaamu ala maa laa nabiyya ba'dahu, waba'du perbuatan iri merupakan perbuatan tercela,malah dapat menghapus kebaikan sebagaimana digambarkan dalam hadits shahih ,ibarat api membakar kayu,dalam riwayat yg lain rosululloh menjelaskanDari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh hasad (ghibtoh) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al Qur’an dan As Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.” HR Bukhori no 73 hendaknya saudara selalu mengingat bahaya hasad dan terus berusaha menjauhkan diri dari hasad kecuali dalam 2 hal sebagai mana hadits diatas. dan harus selalu diingat bila berbuat hasad terhadap seseorang berarti kita sudah berburuk sangka kepada Alloh ,karena sama saja menyangka Alloh tidak adail dalam memberi karunianya!Naudzubillah!

2. Maaf Ustaz Mau nanya, Ustad dikampung saya shalat jumat adzannya 2x ceramahnya pakai bahasa arab ada juga yang biasa adzan 1x, yang saya tanyakan apakah kedua-duanya shaih?syukran atas jawabannya 082122annaba

Jawab: yang benar adzan 1 kali Bahwasanya adzan yang telah Allah sebutkan di dalam al-Qur`an pada mulanya dikumandangan ketika imam duduk di atas mimbar dan ketika sholat akan ditegakkan pada hari jum'at di depan pintu masjid pada masa Nabi -shollallahu alaihi wa sallam-, Abu Bakar dan Umar. Kemudian ketika tiba khilafah Utsman dan orang-orang semakin bertambah banyak serta rumah-rumah saling berjauhan, Utsman memerintahkan pada hari jum'at untuk dikumandangkan adzan yang ketiga (pada sebuah riwayat disebutkan: pertama. Dan di riwayat lainnya disebutkan: adzan kedua) di atas sebuah rumah miliknya di sebuah pasar yang bernama az-Zaura`. Lalu adzan dikumandangkan di az-Zaura` sebelum beliau keluar untuk memberitahukan kepada orang-orang bahwa waktu jum'at telah tiba. Maka demikianlah seterusnya hal tersebut berlangsung, dan orang-orang tidak mencela beliau atas hal itu, akan tetapi mereka pernah mencela beliau lantaran menyempurkana shalat (tidak mengqasharnya) ketika berada di Mina. [HR. al-Bukhari, jilid 2, hlm. 314, 316, 317, Abu Dawud, jilid 1, hlm. 171, an-Nasa`i, jilid 1, hlm. 297, at-Tirmidzi, jilid 2, hlm. 392 dan Ibnu Majah, jilid 1, hlm. 228. Juga diriwayatkan oleh asy-Syafi'i, Ibnul Jarud, al-Baihaqi, Ahmad, Ishaq, Ibnu Khuzaimah, ath-Thabrani, Ibnul Munzdir, dll.] Dengan demikian jelaslah bahwa adzan dua kali yang rutin dikerjakan masyarakat umum sekarang ini berdasarkan dalil yang shahih. DUA POIN PENTING Dua Alasan Utsman -radhiallohu anhu- Adzan Dua Kali. Dapat kita ketahui bersama dari hadits di atas bahwa Utsman -radhiallohu anhu- menambahkan adzan yang pertama karena dua alasan yang sangat masuk akal: 1). Semakin banyaknya manusia, dan 2). Rumah-rumah mereka yang saling berjauhan. Barang siapa memalingkan pandangan dari dua alasan ini dan berpegang teguh dengan adzan Ustman -radhiallohu anhu- secara mutlak, maka dia tidak mengikuti petunjuk beliau -radhoallohu anhu-, bahkan ia menyalahi beliau, sebab dia tidak mau mengambil pelajaran dari dua alasan tersebut, yang mana jika keduanya tidak ada niscaya Ustman -radhiallohu anhu- tidak akan menambah Sunnah Rasulullah –shollallahu alaihi wa sallam- dan dua khalifah sebelumnya Abu Bakar dan Umar radhiallohu anhuma. Khutbah jum'at harus dipahami oleh jamaah, jika paham bahasa arab sesuai sunnah, bila tidak maka sebaiknya di rubah kebahasa yang dapat dipahami.   

3.Pa Ustad banyak dinegara kita peminta-minta sprit dijalan2 trotoar dstopan, menurut ustad sebaiknya langkah kita bagaimana  memberinya atau todak atau lebih baik di infakan kmasjid. Mhn penjlsnya trim’s 081320annaba

Jawab: sebaiknya orang yg minta minta itu tidak dikasih ,dikarenakan banyak hal kecuali kalau orang tersebut betul betul membutuhkan dan kita tahu kondisinya, sebab bukan cerita lagi kebanyakan meminta menta sudah jadi profesi dan ini terlarang bahkan dosa besar ,sebagai mana dalam satu hadits Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, 'Barangsiapa meminta-minta kepada orang lain untuk memperbanyak hartanya, maka sesungguhnya ia telah meminta bara api, silahkan ia mau menyedikitkannya atau memperbanyaknya'!" (HR Muslim [1041])

Bagi kaum muslimin yang memiliki Pertanyaan, kritik dan saran, silahkan kirim  SMS  ke 0822 1867 8377

Labels: konsultasi

Thanks for reading KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 50. Please share...!

0 Comment for "KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 50"

Back To Top