Blog resmi MASJID BAITURRAHIIM Rt 04 Rw 04 Kel. Ledeng Kec. Cidadap Kota Bandung, blog ini merupakan sarana untuk berbagi informasi dan mempererat tali silaturahmi sesama muslim khususnya jamaah masjid Baiturrahim

KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 53


Sesi konsultasi seputar agama bersama ust. Yahya, bagi kaum muslimin yang memiliki Pertanyaan, kritik dan saran, silahkan kirim  SMS  ke 0822 1867 8377


Ustaz yang dirahmati ALLOH sebagaimana yang telah tercantum dalam Al-qur’an  bahwa orang kafir tidak akan pernah mau menerima kehadiran agama Islam dan kaum muslimin tau betul bagaimana cara menghancurkan umat islam, diantaranya dengan pemikiran bahkan lebih bahaya dari eksPensi militer dimana titik sentral diarahkan kepada hal2 fundamental sehingga umat islam akan mudah terjerumus dan terbawa arus penyesatan yang berujung pada kekufuran. Bagaimana langkah2 kita sebagai umat islam  mengantisipasinya supaya tidak terpengaruh dengan siasat2 mereka dan tidak terjadi anarkis? Syukran atas penjelasannya. 081220annaba

Jawab: Untuk menjawab pertanyaan antum maka saya uraikan dibawah ini Pada kenyataannya ada beberapa hal yang membuat umat Islam sekarang ini kehilangan keseimbangan, sehingga kenyaatan seperti yang kita rasakan saat ini! itu dikarenakan : 

1. Keadaan Al-Wahn
Keadaan ini telah diisyaratkan dan dijelaskan dengan jelas dan tidak ada kesamaran dalam hadits Tsauban rodhiyallahu 'anhu ma ula Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, beliau berkata: telah bersabda Rasulullahu shallallahu 'alaihi wa sallam:       "Nyaris sudah para umat (selain Islam) bersekongkol atau berkumpul menghadapi  kalian pun sebagaimana berkumya orang-orang yang makan menghadapi bejana makanannya", lalu bertanya seseorang: 'apakah kami pada saat itu sedikit?' beliau menjawab: "tidak, bahkan kalian pada saat itu banyak, akan tetapi kalian seperti buih banjir, dan Allah akan menghilangkan dari diri musuh-musuh kalian rasa takut terhadap kalian dan menimpakan kedalam hati-hati kalian wahn,", lalu orang tersebut bertanya lagi: ' wahai Rasulallah apa wahn itu?", kata beliau: "cinta dunia dan takut mati (Hadits shahih lighairihi,-shahih lantaran ada yang lain yang menguatkannya-, dikeluarkan oleh Abu Daud (4297) dari jalan periwayatan Ibnu Jabir).  

Hadits ini memberikan gambaran dan pemaparan yang jelas sekali realita umat Islam sekarang ini, dengan saling berlomba meraih kekayaan dengan berbagai cara, dengan cara meraih jabatan, dengan usaha bisnis yang kelewat rakus tidak menghiraukan lagi halal atau haram, ataupun lewat usaha yang tergolong syirik dan irasional yaitu dengan perdukunan. Padahal musuh-musuh Allah selalu mengawasi pertumbuhan umat Islam dan negaranya, kapan saja mereka terlena dengan harta, melihat wahn menjalar padanya dan menggerogoti tubuhnya, merekapun menerkamnya dan meninggalkan sisa-sisa dari yang berharga miliknya. Kaum kafir dan musyrik ahli kitab senantiasa memasang perangkap dan melakukan hal tersebut sejak awal kemunculan Islam, ketika negara Islam baru dibangun pondasinya dan ditegakkan bengunannya di Madinah An Nabawiyah.

Hal itu telah terjadi dengan sangat jelas dalam hadits (tiga orang yang tidak ikut perang tabuk) sebagaimana yang dikatakan Ka'ab bin Maalik radhiyallahu 'anhu:  "Ketika aku berjalan-jalan dipasar Madinah, seketika itu ada seorang petani dari Syam yang datang membawa makanan untuk dijual dipasar   Madinah berkata: "Siapa yang dapat menunjukkan Kaab bin Maalik?", lalu orang-orang langsung menunjukkannya sampai dia menemuiku dan menyerahkan kepadaku surat dari raja Ghossaan, dan aku seorang yang dapat menulis, lalu aku membacanya, dan isinya: 'amma ba'du, Sesungguhnya telah sampai berita kepadaku berita bahwa pemimpinmu telah berpaling meninggalkanmu dan sesungguh nya Allah tidaklah menjadikan bagimu tempat yang hina dan kesia-siaan, maka bergabunglah kepada kami, kami akan menyenangkanmu" (muttafaqun 'alahi)

Renungkanlah wahai saudaraku yang tercinta..., bagaimana kaum kafir disekitar negeri kaum muslimin mengintai dan mencari berita-berita kondisi umat Islam, sehingga jika mendapat kesempatan, mereka akan menyerang dari segala penjuru. Mereka tidak ridho jika umat islam makin maju dan meraih kemenangan.

2. Umat kafir menyeru sebagian mereka kepada sebagian yang lain dan berkumpul mengadakan persekongkolan (konspirasi) untuk menyerang Islam, negaranya, pemeluknya dan para da'i-da'inya.

Barangsiapa yang telah membaca sejarah pengiriman pasukan salib (perang salib) dan mengetahui rahasia perang dunia pertama, disaat orang-orang Eropa (bani Al-ashfar) mengirimkan pasukannya untuk menghancurkan Negara kekhalifahan Islam, akan sangat jelas baginya indikasi tersebut. Kondisi sekarang juga menunjukkan bukti kuat konspirasi Yahudi dan Nashara dengan menyerang dan berusaha menghancurkan negara  kau muslim seperti Afghanistan, Irak, Indonesia, Palestina, Cechnya dan Muslim di negeri lainnya.

3. Negeri-negeri kaum muslimin adalah pusat kekayaan dan barokah yang membuat umat kafir berusaha untuk menguasainya

Oleh karena itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyerupakannya dengan bejana besar yang penuh berisi makanan yang enak yang membuat orang-orang yang lapar ingin memakannya, lalu mereka bersama-sama menyerangnya, dan setiap orang ingin mengambil bagiannya sendiri-sendiri. Umat kafir telah memakan kekayaan kaum muslimin, mencuri sumber kekayaan alamnya serta mengambilnya dengan semena-mena tanpa ada yang bisa mencegah. Mereka berusaha menancapkan agen-agen perusahaan bisnisnya di negeri-negeri muslim untuk mengeruk harta kaum muslim. Sebagaimana jug kita lihat sekarang, mereka mendirikan forum-forum, organisasi internasional antek yahudi dan Nashara yang bergaya tinggi dan syiar-syiar mereka dipenuhi oleh ketamakan dan kerakusan.

4. Umat kafir telah menjadikan negeri-negeri muslimin sebagai serdadu yang dikendalikan dan membaginya sebagai negara-negara kecil yang tercerai berai

Sebagaimana dalam hadits Abdullah bin Hawaalah radhiyallahu 'anhu, beliau berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: " Kalian akan dijadikan beberapa pasukan, pasukan di Syam, pasukan di Iraq dan pasukan di Yaman", lalu aku bertanya: 'pilihkan untuk kami wahai rasulullah', lalu beliau bersabda: "pilihlah oleh kalian yang di Syam, barangsiapa yang enggan, maka bergabunglah dengan yang di Yaman dan hendaklah meminum airnya, karena Allah telah menjaga Syam dan penduduknya", berkata Rabi'ah: 'aku mendengar Abu Idris Al Khaulany menceritakan hadits ini dan berkata: 'siapa yang telah dijaga Allah maka tidak akan lenyap (hancur)'. (Hadits shahih,-memiliki banyak jalan periwayatan-,sebagaimana dijelaskan Syaikh Al-Albany dalam Takhriij Ahaadits Asy-syam wa Dimasyqi).

Demikian realita umat Islam, negeri-negeri muslim kecil yang tidak memiliki kekuatan modal dan lemah, hak mengatur urusan dalam dan luar negeri mereka sendiri telah disetir untuk mengikuti selera kaum Kufar dan mereka berusaha agar kekuatan negeri muslim tergantung pada mereka. Membangun perlindungan kemananan kepada kaum kafir,menyebarkan racun politik dengan kamuflase slogan kufur demokrasi, Menyusupkan idealisme dan  pemiiran yang busuk berupa Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme dan isme- isme batil yang lain. Alangkah memprihatinkan karena banyak  umat islam yang aqidahnya lemah terlena dan terjebak dalam perangkap mereka. Allahul musta'an.

5. Umat kafir belum takut dan segan kembali kepada kaum muslimin karena kewibawaan muslimin telah hilang dimata umat lain

Kewibawaan yang dulu menggetarkan persendi an kaum kafir dan membuat para hizbu syaithan menggigil ketakutan, karena senjata rasa takut yang mematikan tersebut belum kembali memenuhi hati-hati kaum kafir dan mengguncang benteng-benteng mereka.Allah Shubhanahu wa Ta'ala berfirman: "Akan Kami masukkan kedalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu". (QS. Ali-Imron: 151)

Dan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Aku telah dimenangkan dengan perasaan takut (pada musuh) sejak perjalanan satu bulan" (Imam Bukhary -I/436-Fathul bari dan Muslim-561-dari hadits Jaabir bin Abdullah).

Dan kekhususan ini juga dimiliki oleh umat Islam dengan dalil sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam hadits Tsauban radhiyallahu 'anhu tadi: " Dan Allah akan menghilangkan dari diri musuh-musuh kalian rasa takut terhadap kalian"

6. Karena unsur-unsur kekuatan umat Islam bukan pada jumlah, canggihnya persenjataan,  kuatnya tentara dan infantrinya, akan tetapi pada aqidah dan manhajnya yang lurus, yang bersih dari syirik, bid ’ah, dan khurafat

Bukankan dulu Rasullulah menang menghadapi kaum kafir yang memiliki persenjataan lebih cangih dan banyak tentaranya ? Karena mereka adalah umat yang dibangun dengan aqidah yang mantap dan pemikul panji tauhid.  Tidakkah kalian telah mendengar sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika menjawab pertanyaan orang yang bertanya tentang jumlah: " Tidak, bahkan kalian pada saat itu banyak". Dan renungkanlah pelajaran yang ada diperang Hunain, maka kamu mendapatinya sebagai contoh yang tepat untuk setiap zaman. " Dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu ketika kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun". (QS. At-taubah:25).

Dari penjalasan ini tidak ada jalan yang lain selain kita kembali kepda agama kita dan kita mempelajari dien  dengan sungguh sungguh dan mengamalkan sebagimana yg pernah diamalkan oleh generasi terbaik ummat ini! yakni para sahabat . Rodiallohu Anhum  sebagaimna perkataan Imam malik ra ''Tidak akan benar urusan umat ini kecuali dengan apa yg umat terdahulu telah baik dengannya"

Bagi kaum muslimin yang memiliki Pertanyaan, kritik dan saran, silahkan kirim  SMS  ke 0822 1867 8377

Labels: konsultasi

Thanks for reading KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 53. Please share...!

0 Comment for "KONSULTASI KEISLAMAN BERSAMA USTADZ YAHYA BULETIN AN NABA EDISI 53"

Back To Top